News Pemudi Kota Tasikmalaya: Kota Tasikmalaya Berpotensi Menjadi Daerah Maju  

Pemudi Kota Tasikmalaya: Kota Tasikmalaya Berpotensi Menjadi Daerah Maju  

Sisiusaha (11/4)

“Jangan bandingkan dengan Kota Bandung dulu. Menurut saya, jika dibandingkan dengan Kota Cirebon saja Kota Tasikmalaya masih tertinggal. Tapi sebenarnya, Kota Tasikmalaya punya potensi untuk membalap dua kota tersebut, asal Pemerintahnya mau serius membangun Kota Tasikmalaya.”

Hal tersebut disampaikan oleh Bunga Mekar Mewangi, seorang pemudi asli Kota Tasikmalaya yang sedang mengenyam pendidikan di Kota Bandung. Pernyataan yang dilontarkan itu, bukan untuk mendiskreditkan Kota Tasikmalaya, justru malah menjadi motivasi bagi Bunga dan generasi milenial Kota Tasikmalaya untuk memajukan kota kelahirannya.

Bunga melanjutkan, sebenarnya Kota Tasikmalaya bisa bersaing dengan Bandung dan Pekalongan untuk menjadi Kota Kreatif UNESCO. “Ketika itu kan pernah produk kerajinan Kota Tasikmalaya ditawari untuk dipasarkan di Indonesia Fashion Week di London, Inggris. Jadi kualitasnya sudah diakui. Dari situ Kota Tasikmalaya bisa dipertimbangkan untuk masuk jaringan Kota Kreatif UNESCO sebagai kategori craft & folk art.” Jelas Bunga.

Namun, menurut Bunga, kesempatan itu terbuang sia-sia karena tidak mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Hal tersebut justru membuat Bunga semakin terpacu untuk berperan dalam kemajuan Kota Tasikmalaya. Menurutnya, generasi milenial Kota Tasikmalaya harus berjuang sesuai dengan bidangnya untuk memajukan Kota Tasikmalaya.           

“Dengan peristiwa seperti itu, saya jadi sadar pentingnya Pemerintahan yang serius menangani Kota Tasikmalaya, baik itu eksekutif dan legislatif. Wakil Rakyat di DPRD Kota Tasikmalaya juga harusnya bisa mendorong Pemerintah Kota untuk serius memajukan Kota Tasikmalaya,” ujar Bunga. Ia menambahkan, disitu lah kita harus hati-hati nanti dalam Pemilu legislatif. Harus cari dan pilih Wakil Rakyat yang tegas dan tidak setengah-setengah berjuang memajukan Kota Tasikmalaya.

Sementara menunggu ekosistem pemerintahan yang baik, Bunga lebih fokus untuk berkontribusi dengan bidang yang ia senangi. “Jadi ya sekarang, saya coba saja lakukan apa yang saya suka, misalnya fotografi. Kalau karya saya disukai orang-orang kan nanti yang terangkat juga nama Kota Tasikmalaya, karena ini kota kelahiran saya, dan saya cinta Kota Tasikmalaya,” ujar Bunga.

Bunga berharap, dalam empat hingga lima tahun kedepan, Kota Tasikmalaya mampu menjadi kota yang lebih baik ketimbang sekarang. Bunga bilang, kesempatan itu besar sekali. Jadi ia menyarankan kepada sesama generasi milenial Kota Tasikmalaya untuk berkontribusi dalam kemajuan Kota Tasikmalaya sesuai dengan bidang yang diminati. (WeBe)

 

Berita Terkait: 

Pemerintah Kota Tasikmalaya Harus Serius Perhatikan Industri Kreatif

 

Rekomendasi

Baca Juga