News Indra Blablabla Art & Custom Clothing..

Indra Blablabla Art & Custom Clothing..

sisiusaha (16/11)

Berawal dari keisengannya melukis sepatunya sendiri karena sudah tidak layak pakai kala itu, akhirnya kini bisa menjadi usaha yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah baginya, itulah Indra Prihantoro (25). Bekerjasama dengan empat orang rekannya, Indra mengawali usaha pada tahun 2007. Meskipun saat itu usaha sepatu lukis sudah marak di berbagai daerah, namun Indra mengatakan bahwa produknya berbeda dengan sepatu lukis yang lainnya. Hal itulah yang menjadikan usaha sepatu lukis tersebut mampu bertahan hingga saat ini.

Dengan mengusung nama Blablabla Art & Custom Clothing, Indra mengerjakan produksi sepatu lukisnya di rumahnya Badegan Bantul Yogyakarta. Meskipun saat ini hanya dibantu seorang rekannya, namun Indra tampak menikmati menjalankan usaha sepatu lukisnya tersebut. Sejak awal membangun usaha, Blablabla sudah menggunakan media online dalam menjalankan usahanya.

“Awal mula dulu kami menggunakan friendster,  kemudian bergabung di salah satu portal komunitas, dan kini lebih enjoy menggunakan facebook,” kata Indra yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Yogyakarta. de dalam melukis sepatu-sepatu tersebut diperoleh Indra dengan mengambil referensi dari luar negeri. Hal tersebut makin didukung dengan basicsekolahnya yang merupakan sekolah seni rupa. “Ketika melukis di sepatu, idenya mengalir spontan, namun juga tidak melenceng jauh dari desain awalnya”, imbuh Indra.

Dunia sepatu lukis diakui Indra sudah berkembang pada tahun 2003. Dan dalam perkembangannya, naik turun trend model dan minat akan sepatu lukis memang sering terjadi. Menurut Indra, beberapa tahun belakangan ini ‘pemain’ sepatu lukis sangat banyak bermunculan baik di Jogja maupun di kota-kota besar lainnya. Namun, trend yang tidak stabil tersebut menjadikan banyak pelaku usaha sepatu lukis yang akhirnya gulung tikar. “Untuk bisa bertahan diperlukan ide dan kreatifitas baru yang segar, sehingga konsumen kita yang rata-rata masih remaja akan bertahan dengan produk-produk tersebut”, lanjut Indra tentang strategi produksinya. (MAB)

Rekomendasi

Baca Juga