News Ketan Susu Mbok Ne An Cuk

Ketan Susu Mbok Ne An Cuk

sisiusaha (16/11)

Kuliner satu ini memang mengundang selera, nikmat, lezat dan yang terpenting bersahabat dengan dompet. Belakangan di berbagai lokasi banyak bermunculan warung ketan susu, yaitu ketan yang disajikan dengan kuah susu kental. Rasanya beraneka pilihan. Ada durian, srikaya, coklat, keju, sosis, dan lain-lain. Tak ketinggalan salah satu yang menonjol yaitu Kedai ketan susu Mbok-Ne-An-Cuk.

Dari namanya saja sudah unik, “Cuk”-nya itu sekilas mengingatkan akan kata “Jancuk”, idiom khas Surabaya yang belakangan dipopulerkan lagi oleh seleb-twit sudjiwotedjo, sang presiden Republik Jancukers, sebenarnya, ini kata pergaulan anak muda Surabaya.

Pemberian nama serta branding Warung Mbok Ne An Cuk ini menurut saya cukup kena. Karena berkesan gaul jadinya bisa menarik anak muda untuk datang, berhasil menyulap makanan jadul menjadi muda kembali. Dalam bahasa marketingnya, berhasil me-rejuvenatePadahal sih, sebenarnya artinya itu Mbok dan Anak Cucu. Filosofinya, melestarikan resep kuliner Ibu yang diteruskan oleh anak dan cucunya.

Belum banyak yang tahu dan mengenal pemiliknya, yaitu Resti Purwita Putri, seorang wanita berusia 31 tahun, dokter gigi yang menutup prakteknya dan memilih menekuni dunia usaha di bidang kuliner. Menurut Wita sapaan akrabnya, kedai ketan susunya mampu menghasilkan lebih dari 300 juta per bulan dan uniknya adalah usaha ini berkembang secara alami, karena latar belakang pendidikan Wita sama sekali bukan dibidang bisnis maupun tata boga.

Namun karena ide kreatif, tekad yang kuat, keinginan belajar yang tinggi serta kesungguhan yang pada akhirnya mampu memberikan hasil yang legit dan manis seperti ketan susunya. (MAB)

 

Rekomendasi

Baca Juga


jadwal-sholat