News MENDORONG KEMANDIRIAN PELAKU SENI BERBASIS EKONOMI KREATIF

MENDORONG KEMANDIRIAN PELAKU SENI BERBASIS EKONOMI KREATIF

sisiusaha (9/11)

Kian bertumbuhnya Indonesia pasca reformasi diikuti pula oleh meningkatnya potensi kreatifitas, bukan hanya dari sisi karya saja, namun juga dari sisi pengembangan ekonomi para pekerja seni. Hal ini menimbulkan sebuah fenomena menarik, yakni keberhasilan memadukan seni dan semangatentrepreneurship sehingga dapat mencapai kemandirian ekonomi yang menopang kesejahteraan dan keberlangsungan kegiatan berkarya.

Menanggapi hal tersebut, Ciputra Artpreneur mengumpulkan tokoh-tokoh inspiratif di ranah ekonomi kreatif untuk saling bertukar pandangan dengan publik dalam sebuah media workshop bertajuk Artpreneurship. Digelar di Galeri Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Jakarta, pada hari Rabu (4/11) lalu, acara ini menghadirkan pembicara yang terdiri dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Triawan Munaf, sutradara dan produser teater dan film Mirwan Suwarso, perancang busana Sally Koeswanto, dan musisi sekaligus komposer Erwin Gutawa.

Keempat pembicara tersebut sepakat berpendapat semangat entrepreneurship penting diterapkan oleh para pelaku seni guna kian menggairahkan kreatifitasnya dalam berkarya. Triawan Munaf misalnya, berujar bahwa konsep ekonomi kreatif memberikan kesadaran tentang pentingnya penggabungan nilai seni dan bisnis sebagai alat utama untuk mencapai kemandirian ekonomi.

Sependapat dengan Triawan, sutradara dan produser kenamaan Mirwan Suwarso bercerita tentang pengalamannya menumbuhkan antusiasme publik terhadap seni teater musikal yang berakar pada budaya Indonesia, baik budaya tradisional maupun kontemporer. Menurutnya, eksistensi budaya lokal akan tetap bertahan dengan baik jika kreatifitas berbanding lurus dengan kemandirian ekonomi yang tercipta darinya. Sederhananya, ujar Mirwan, ketika pekerja seni mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil kreatifitasnya, maka mereka pun tidak segan untuk menjaga dan bahkan meningkatkan daya kreatifnya.

Sedikit tambahan dari perancang busana Sally Koeswanto, kemandirian ekonomi dalam dunia seni Indonesia perlu diikuti oleh rasa percaya diri dari para pelaku di dalamnya. Ia berpendapat bahwa kebangkitan kreatifitas seni Indonesia tidak harus selalu berpacu pada pengembangan budaya lokal yang telah ada, namun juga pengembangan dari keyakinan diri dalam berkreasi. Ia mencontohkan dirinya yang merasa nyaman berkreasi menghasilkan busana-busana berpotongan seksi yang penuh akan detail mengagumkan.

Passion dan intuisi bisnis perlu menjadi senjata utama bagi pelaku seni dalam meraih sukses dalam berkarya dan berkegiatan ekonomi,” ujar Sally. Sementara itu, musisi dan komposer kenamaan Erwin Gutawa mencetuskan sebuah konsep menarik tentang kelangsungan eksistensi pelaku seni, yakni reputasi. Diakuinya hal tersebut terinspirasi dari obrolan dengan buah hatinya, Gita Gutawa, mengenai alasan mengapa ia mampu bertahan di industri musik tanah air lebih dari 30 tahun lamanya. Erwin kemudian merenungkan hal tersebut dan mendapat ide bahwa reputasi memiliki manfaat untuk mendorong sesama pelaku seni meraih sukses dalam berkarya. Ia mengaplikasikan hal tersebut salah satunya dalam sebuah proyek musik berjudul di atas rata-rata.

“Proyek ini dihadirkan sebagai umpan bagi anak-anak untuk mengembangkan talenta bermusik yang dimiliki, khsuusnya di bidang olah vokal, dan ahamdulillah tahun ini telah menginjak edisi kedua,” cerita Erwin dengan semangat.

Semangat keempat perwakilan maestro kreatif tanah air tersebut menjadi salah satu alasan kepedulian Ciputra Group dalam mendukung perkembangan entrepreneurship berbasis seni. Inilah yang kemudian mendasari Ciputra Group menghadirkan Ciputra Artpreneur sebagai wadah pendukung intelektual dan pemberdayaan manusia di ranah seni Indonesia.

“Melalui Ciputra Artpreneur, diharapkan mampu mendampingi pengedukasian dini pelaku seni mengenai pentingnya pencapaian ekonomi untuk memastikan berkelanjutan karya,” ujar Rina Ciputra Sastrawinata, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur. (MAB)

Rekomendasi

Baca Juga


jadwal-sholat