News Perangkat Elektronik Terbaik dan Terburuk selama 2018

Perangkat Elektronik Terbaik dan Terburuk selama 2018

Sisiusaha (22/12)

Pergantian tahun menuju 2019 tinggal sesaat lagi. Pada tahun ini, banyak sekali gadget dan aplikasi yang bermunculan. Beberapa diantaranya memang menuai respon yang sangat positif. Tapi, setiap hal selalu ada dua sisi. Ada juga produk yang kemudian menuai kritikan dahsyat.

Berikut adalah beberapa gadget terbaik dan terburuk seperti ditulis Brian Heather dan Matt Burns di TechCrunch:  

Terbaik:

1. Google Home Hub TechCrunch sangat berpuas hati dengan produk satu ini. Terbukti, ketika baru diluncurkan, produk ini langsung laris di pasar. Tampilannya yang cerdas dengan ukuran yang pas, membuat Home Hub dinilai sangat cocok untuk mengubah dekorasi rumah Anda melalui sentuhan layar. Produk yang serupa dengan asisten pribadi ini, juga dianggap lebih baik ketimbang pesaingnya, yakni Alexa. Apalagi, Home Hub menawarkan aksesibilitas mudah ke Youtube.

2. DJI Osmo Pocket Barang satu ini punya nilai jual yang mungkin mengesalkan bagi sebagian orang. TechCrunch bahkan tidak menyukainya. Produk ini dijual seharga $ 349 atau sekitar Rp 5,2 juta. Namun, ketika baru membeli dan memakainya hingga sore hari, produk ini langsung membuat jatuh cinta. Piranti lunak yang digunakan tergolong mudah untuk digunakan. Sekalinya Anda berhasil menguasai DJI Osmo Pocket, Anda akan memakainya selayak Anda menggunakan DJI Mavic seperti Time-Lapse, FaceTrack, dan 10 Story Mode.

3. Oculus Go Produk satu ini merupakan Virtual Reality atau sering disingkat VR. Produk ini menawarkan banyak pilihan bagi penggunanya. Mereka tidak diharuskan membayar mahal untuk sebuah bagian dari produk yang tak bermanfaat baginya. Produk VR Oculus Go dinilai sangat baik dan mampu diakses secara finansial. Dan salah satu produk tambahan terbaiknya adalah headset mereka yang sangat baik.

4. Timbuk2 Never Check Expendable Backpack TechCrunch sendiri tidak terlalu mengakui produk ini sebagai sebuah gadget. Dengan penilaian yang sangat subjektif, produk ini masuk ke dalam daftar lima perangkat terbaik 2018. Produk ini hanya digunakan penulis TechCrunch karena mereka banyak menghabiskan waktu di luar kota atau negeri. Perangkat ini, menurutnya, sangat memudahkan perjalanan yang mereka lakukan. Karena produk ini, memang, berbentuk seperti tas yang memudahkan para traveler.

5. Happy Hacking Keyboard Professional 2 Seperti kebanyakan kutu buku, penulis TechCrunch mengaku lebih banyak mempunyai keyboard ketimbang teman. Keyboard satu ini sangat memudahkan pemiliknya. Dengan fitur Topre Capacitive 45G, seorang pengguna akan merasakan keseimbangan dan kehalusan dalam mengetik. Produk ini sudah malang-melintang sejak 1996, dan versi terbarunya mempunyai dip switches yang sangat serasi jika digunakan bersama Macbook.  

 

Terburuk:

1. Palm Pada awalnya, produk ini sangat ingin sekali Anda coba. Bentuk nya yang lebih mirip ponsel cerdas, perangkat ini ternyata tidak memiliki piranti yang bisa dibanggakan. Bahkan, untuk perangkat jam saja, pengguna harus membelinya terpisah dengan produk asli.

2. Red Hydrogen One Penulis TechCrunch lagi-lagi memulai dari harga, Produk ini – yang juga berbentuk ponsel cerdas – dihargai sejumlah $1,293 (Rp 19 juta) atau bisa bertambah menjadi $1,595 (Rp 23 juta) jika Anda ingin upgrade dari bahan aluminium ke titanium. Hampir tidak ada yang bisa dibanggakan dari ini produk ini. Hampir semua orang yang dipertunjukan produk ini bertanya “why?” atau “kenapa?” seseorang akan membelinya.

3. Facebook Portal Lagi-lagi produk yang memunculkan pertanyaan “why?” karena hampir tidak ada alasan untuk membeli Facebook Portal. Meski desainnya terlihat mantap, tetapi sebenarnya tidak bisa disandingkan dengan Echo Show dan Google Home Hub. Sangat janggal melihat produk Facebook untuk kemudian ditampilkan secara umum di rumah Anda.

4. PlayStation Classic Pertama-tama, setengah dari permainan di dalamnya masih menggunakan PAL dan tidak cocok dengan televisi masa kini. Kedua, tidak menyediakan permainan klasik seperti Gran Turismo, Crash Bandicoot, dan Tomb Raider. Ketiga, produk ini belum termasuk adaptor. (WeBe)  

 

Sumber: TechCrunch

Foto: Best Buy

 

Rekomendasi

Baca Juga