News Kejaksaan Negeri Tasikmalaya Selidiki Kredit Fiktif di BTN

Kejaksaan Negeri Tasikmalaya Selidiki Kredit Fiktif di BTN

Sisiusaha (11/12)

Berdasarkan laporan dari masyarakat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tasikmalaya saat ini sedang menyelidiki dugaan kredit fiktif di Bank Tabungan Negara (BTN), yang disangkakan merugikan Negara sejumlah sebesar Rp 6 milyar.

Jika benar adanya, maka kerugian tersebut terjadi akibat kredit macet. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tasikmalaya, Masmudi, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti terkait kasus tersebut. “Penggeledahan dilakukan karena sebelumnya Kejari sempat kesulitan untuk medapatkan dokumen,” ucap Masmudi.

Ia menambahkan, Kejari sudah mengumpulkan keterangan dan barang bukti lain yang selanjutnya akan memasuki tahap penyelidikan. Dampak dari kasus ini, kata Masmudi, membuat kredit macet karena proses pemberian kredit tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Masmudi mengungkapkan, karena status BTN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka melibatkan uang Negara. Karena melibatkan uang Negara, sudah dipastikan akan merugikan hajat hidup orang banyak.

Dalam penggeledahan yang dilakukan Kejari Tasikmalaya, Masmudi menjelaskan, pihaknya mengamankan ratusan dokuman kredit hasil penggeledahan di kantor BTN Tasikmalaya. “Dalam penggeledahan, semua berjalan lancar karena pihak BTN cukup kooperatif,” pungkas Masmudi.

Sampai saat ini belum ada yang dijadikan tersangka. Namun, apabila Kejari Tasikmalaya menemukan alat bukti yang cukup, nantinya akan ada penetapan tersangka. Kasus ini terkuak setelah adanya 432 debitur yang melapor ke Kejari Tasikmalaya. (WeBe)  

 

Sumber: Antara

Foto: Tasikplaza.blogspot.com            

Rekomendasi

Baca Juga