News Jerman Anggap Huawei Tidak Berbahaya

Jerman Anggap Huawei Tidak Berbahaya

Sisiusaha (8/12)

Meski beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan Selandia Baru sudah menyatakan kecurigaannya kepada Huawei, namun negara rujukan teknologi, Jerman, merasa belum ada yang membahayakan dari perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok itu.

Malahan, bulan lalu Huawei baru saja membuka kantor cabangnya di Bonn yang akan menjadi “laboratorium keamanan teknologi informasi”. Beberapa pengamat ekonomi mengatakan, langkah ini adalah antisipasi raksasa teknologi Tiongkok itu untuk merebut pasar 5G di Jerman.

Badan Regulasi Teknologi Jaringan Bundesnetz Agentur (BNetzA), yang juga berkedudukan di Bonn, memang sedang menyiapkan tender untuk lisensi pembangunan jaringan 5G yang dijadwalkan pada kuartal pertama tahun 2019.

Pembangunan tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana hingga 80 milliar Euro. Perusahaan-perusahaan yang diperkirakan akan bersaing untuk tender itu adalah Huawei (Tiongkok), ZTE (Tiongkok), Ericsson (Swedia), Nokia (Finlandia), dan Samsung (Korea Selatan).

Meski demikian, pejabat keamanan jaringan di Jerman terus memantau perkembangan di bidang Teknologi Informasi. Namun, tidak ada rekomendasi untuk membatasi kegiatan Huawai dan tidak terpengaruh dengan penangkapan CFO Huawei Meng Wanzhou.

Jerman sendiri sampai saat ini memang belum memiliki industri perangkat telekomunikasi dan ingin mempertahankan hubungan perdagangan dan investasi yang erat dengan Tiongkok untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi.

Bahkan, Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan, tidak ada dasar hukum untuk melarang suatu perusahaan asing ikut dalam tender jaringan 5G dan tidak ada rencana untuk mengubah kebijakan itu.

Sementara itu, British Telecom mengatakan, pekan ini mereka akan berhenti menggunakan Huawei dalan jaringan 5G, mengikuti langkah beberapa negara lain. Sekarang, Amerika Serikat tengah melobi Kanada untuk membekukan pemasok perangkat 5G dari Tiongkok. (WeBe)  

 

Sumber: DW

Foto: drshem.com

 

Baca Juga:

CFO Huawei Ditangkap oleh Otoritas Kanada

Ada Apa dengan Huawei?

Rekomendasi

Baca Juga