News BKPM Akan Gunakan Dana CSR untuk Permodalan Perusahaan Start-up

BKPM Akan Gunakan Dana CSR untuk Permodalan Perusahaan Start-up

Sisiusaha (5/12)

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) siap membantu permodalan perusahaan rintisan atau start-up melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Hal tersebut diutarakan Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman, melalui pernyataan tertulis.

BKPM melakukan pertemuan langsung antara perusahaan start-up dengan sejumlah perusahaan, dan modal ventura. Ikmal pun mengakui, isu permodalan merupakan aspek krusial yang banyak dikeluhkan pelaku start-up.

Forum tersebut dihadiri sekitar 90 perusahaan start-up yang bergerak di sektor digital, energi, pertanian, produk herbal, serta makanan & minuman.

Kemudian, sebagai narasumber, dihadiri oleh pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Iwan Sudrajat, Direktur Keuangan dan Investasi Asuransi Jasindo Didit Mehta Priadi, Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Mardianto E. Danusaputro dan perwakilan asosiasi modal ventura untuk start-up Indonesia.

Beberapa hal yang disepakati adalah, dalam pengembangan perusahaan start-up, para pelaku perlu didukung oleh jenis pembiayaan, seperti pinjaman kemitraan dan kredit usaha rakyat (KUR), serta penyertaan saham dari angel investor, modal ventura, dan equity crowdfunding, selain pengalokasian dana CSR dari beberapa perusahaan.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas Peraturan Presiden Nomor 106 tahun 2017 tentang Kawasan Sains dan Teknologi (KST). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari nawacita keenam untuk membangun sejumlah KST di berbagai daerah melalui pembangunan sarana dan prasarana teknologi terkini.

Hal ini diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 sebagai bagian dari proyek strategis nasional. Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah, hingga kini baru terbangun 44 KST dari target sejumlah 100 KST. (WeBe)

 

Sumber: Antara

Foto: ivoox.id

 

Rekomendasi

Baca Juga