News Presiden Jokowi Berencana Luncurkan Dana Kelurahan

Presiden Jokowi Berencana Luncurkan Dana Kelurahan

Sisiusaha (27/11)

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan segera luncurkan dana kelurahan untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan yang lebih kompleks di perkotaan. Hal tersebut disampaikan Kementerian Keuangan dari rilis resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Jokowi merasa keberhasilan dana desa yang membuat banyak petinggi di pemerintahan kota ingin meniru hal tersebut. “Di kota, banyak yang lebih tidak baik daripada di desa kampung-kampungnya. Gunakan saja untuk drainase atau jalan di sana,” aku Jokowi.

Ia menginginkan, dana tersebut tidak hanya digunakan untuk infrastruktur, tetapi bisa juga untuk mengembangkan sumber daya manusia lewat penanggulangan gizi buruk serta memajukan potensi daerah yang ada. “Selain infrastruktur, dana-dana itu bisa digunakan untuk membangun yang lain, misalnya sektor pariwisata.” Ucap Jokowi.

Setelah berjalan empat tahun, dana desa dinyatakan berhasil memberi dampak baik yang signifikan di setiap desa. Setidaknya, sejak tahun 2015, Pemerintah sudah menggelontorkan dana sebesar 187 trilyun rupiah yang disebar ke 74 ribu desa di seluruh Indonesia.

Beberapa capaian yang diapresiasi adalah pembangunan infrastruktur yang lebih baik, juga ditambah banyaknya desa yang memiliki fasilitas penunjang lain seperti irigasi, embung, dan pos pelayanan terpadu atau posyandu.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden mengumumkan adanya pertumbuhan jalan sepanjang 123.000 kilometer, pembangunan posyandu sebanyak 11.500, adanya institusi pendidikan anak usia dini sejumlah 18.100, ditambah 6.500 pasar desa, dan 791.000 meter jembatan. Hal tersebut adalah beberapa capaian dari program dana desa.

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi mencontohkan Desa Ponggok yang berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Desa itu beberapa tahun lalu masuk kategori desa tertinggal karena masalah kemiskinan dan pengangguran.

Namun, saat ini, Desa Ponggok mampu memiliki omset sebesar 14 milyar rupiah. Awalnya, Desa Ponggok mendapat dana desa sejumlah 800 juta rupiah pada tahun anggaran 2017. Kemudian, melalui Pemerintah Desa, mereka membangun desa penunjang pariwisata mata air untuk berenang dan menyelam. Setahun berikutnya Desa Ponggok sudah memiliki omset milyaran rupiah.

Presiden Jokowi mengajak desa-desa lainnya yang memiliki potensi serupa untuk belajar dan meniru apa yang telah berhasil dilakukan Pemerintah Desa Ponggok. “Saya lihat banyak sekali desa-desa indah yang perlu disentuh sedikit. Dengan adanya dana desa, harusnya produk tiap-tiap desa bisa dipasarkan lebih baik,” imbuhnya. (WeBe)

 

Foto: Biro Pers, Sekretariat Presiden

Rekomendasi

Baca Juga