News Asgardia, Negara Pertama Yang Melayang di Antariksa

Asgardia, Negara Pertama Yang Melayang di Antariksa

sisiusaha (26/7)

creative people.. Bosan tinggal di bumi? Tidak lama lagi akan ada pilihan untuk tinggal dan menjadi warga negara selain di bumi. Sebuah negara bernama Asgardia, yaitu negara pertama yang melayang di antariksa seperti di film-film.

Sejatinya negara ada karena menempati wilayah tertentu yang biasanya berada diatas permukaan tanah. Namun bagaimana jadinya kalau negara tersebut melayang dan ada di antariksa?

Ya, sebentar lagi negara pertama di antariksa akan terbentuk dengan nama Asgardia. Bukan sembarang angin lalu karena negara tersebut memang dikhususkan untuk orang-orang yang menjadi warganya.

Ilmuwan Rusia Dr Igor Ashurbeyli yang merupakan pencetus untuk membentuk negara antariksa mengumumkan rencana tersebut pada Oktober 2016. Asgardia terbuka untuk semua penduduk Bumi, bahkan tidak perlu biaya apapun untuk turut bergabung.

Sebagaimana dikutip dari CNN, Ashurbeyli mengatakan bahwa Asgardia adalah tempat untuk 'masyarakat damai', misalnya terhindari dari ancaman seperti asteroid ataupun puing-puing buatan manusia.

"Saya benar-benar ingin melihat apakah manusia mampu memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengungkapkan pendapat mereka. Sebagai manusia, saya berharap bila kita memiliki cara hidup yang lain. Untuk kehidupan yang lebih baik dan banyak pilihan," ungkap Ashurbeyli.

Dalam hitungan 40 jam setelah proyek diumumkan, tercatat ada lebih dari 100 ribu orang yang mengajukan kewarganegaraannya di laman Asgardia. Ketertarikan menjadi bagian dari negara antariksa itu terus bertambah menjadi 500 ribu pelamar dalam tiga minggu pertamanya.

loading...

Disebutkan lowongan warga Asgardia ini terbuka untuk siapapun asal sudah berusia diatas 18 tahun. Tak ada deskripsi khusus soal jenis kelamin, kebangsaan, ras, agama, dan status keuangannya.

Sekarang ratusan ribu orang yang telah melamar itu telah diverifikasi oleh Asgardia. Saat ini ada sekitar 211 ribu anggota dari 217 negara dengan mayoritas berusia antara 18-35 tahun.

Dari kesemuanya, lebih dari 130 ribu orang penuturnya Bahasa Inggris. Meski demikian China adalah yang dominan mendaftar jadi warga Asgardia dengan 28 ribu yang melamar.

Warga Asgardia mulai terbentuk, giliran wilayah dan tempatnya yang tengah dirancang. Secara fisik, serangkaian satelit akan diluncurkan ke luar angkasa dengan ditandai Asgardia-1 pada 12 September 2017. Tim dari Asgardia berharap dapat menciptakan tempat layak huni bagi warganya di orbit rendah Bumi, sekitar ketinggian 161-321 kilometer dari permukaan, di mana hampir setara dengan ketinggian Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Penerbangan manusia pertama ke lokasi adanya Asgardia di antariksa diproyeksikan berlangsung dalam waktu delapan tahun.

"Kami ingin memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang yang memiliki pemikiran, siapa melakukan sesuatu, untuk melindungi mereka. Rumah kita sebenarnya bukan rumah atau kota tempat kita dilahirkan. Rumah kita adalah planet Bumi dan kita ingin melindunginya. Bukan fantasi pergi ke Mars atau galaksi seterusnya, saya ingin menginginkan sesuatu yang lebih nyata," tutur Ashurbeyli. (RED)

Rekomendasi

Baca Juga