News Pemerintah Canangkan 100.000 UMKM Berbasis Digital Serentak Se Indonesia

Pemerintah Canangkan 100.000 UMKM Berbasis Digital Serentak Se Indonesia

sisiusaha (04/4)

creative people.. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika mencanangkan 100.000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis digital serentak di 30 kota se-Indonesia, Jumat (31/3/2017). Di Makassar, gerakan UMKM digital digelar di GOR Sudiang dan dibuka oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Acara pencanangan ini juga dihadiri perwakilan unsur terkait, seperti PT Pos, BRI, Kementerian Koperasi dan UKM serta kantor Ditjen Pajak setempat.

Menurut Danny, program digitalisasi UMKM yang diinisiasi pemerintah sangat bermanfaat bagi perkembangan UMKM di kota Makassar. Hal tersebut sejalan dengan program kerjanya untuk mendirikan 1 unit UMKM di tiap lorong/gang di kotanya.

"Di Makassar kami sudah bentuk Badan Usaha Lorong (Bulo), saat ini sudah ada sekitar 600 unit dari total 7.000 lorong yang ada di Makassar, saat ini yang sudah berbasis online adalah Bank Sampah di tiap kelurahan," ujar Danny.

Danny menambahkan, peran UMKM di Makassar sangat membantu perekonomian warganya saat ekonomi nasional sedang menurun. Di Makassar sendiri, lanjut Danny, UMKM terdiri dari ragam kuliner, pengrajin emas dan perak, kerajinan tangan dan pakaian.

"Yang paling menonjol usaha kuliner, sesuai prinsip bisnis online, kuliner yang bisa dikirim ke daerah lain, seperti bumbu Coto Makassar yang dipadatkan dan bisa dinikmati orang dari daerah lain, begitu juga kuliner-kuliner lainnya," pungkas Danny.

Sementara menurut Yasin Tofani Sadikin dari lembaga Nurbaya Inisiative, yang menjadi mitra Kementerian Koperasi dan UKM, menyebutkan target pemerintah selama tiga hari bisa mencetak 100.000 UMKM Online dan selama tahun 2017 akan mencetak 1 juta UMKM Online.

"Target pemerintah sampai tahun 2020 akan lahir 8 juta UMKM online, untuk memajukan UMKM Online kita lakukan secara keroyokan, sinergi bareng-bareng antara Kementerian Koperasi dan UKM, PT Pos yang memiliki puluhan ribu jaringan se-Indonesia, Bank BRI dan Kementerian Keuangan," tutup Yasin.

Usai peresmian hari ini, rencananya pada Sabtu esok (1/4), akan digelar Bazaar di GOR Sudiang yang akan dihadiri para pengusaha UMKM se-Makassar. Selain itu para pengusaha UMKM nantinya akan dibantu fasilitator dari PT Pos Indonesia untuk mengetahui tata cara mengelola usaha berbasis Online. (MAB/RED)

 

Artikel Terkait:

Riset Pemasaran Dukung UKM Bersaing di Tengah Kompetisi MEA

Indonetwork Kembangkan 1 Juta Pelaku UMKM Secara Online

Digitalisasi UMKM pangan

Rekomendasi

Baca Juga