News Dicari, Jagoan Coding Demi Smart City Bandung

Dicari, Jagoan Coding Demi Smart City Bandung

Kang Emil (sapaan akrab dari walikota Bandung), sempat mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung yang membutuhkan belasan tenaga ahli coding guna memantapkan konsep smart city, saat acara pembukaan Hackathon Merdeka 2.0.

“Bandung butuh waktu tiga tahun mendatang untuk visinya menjadi smart city” ujar Emil setelah membuka acara lomba membuat aplikasi yang dilaksanakan di Gedung IDeC Telkom, Jalan Gegerkalong Hilir, Kota Bandung, Sabtu (24/10/2015) seperti dilansir oleh detik.com.

Melihat posisi Bandung yang saat ini merupakan Ketua Aliansi Smart City Asia Afrika. Maka pemantapan konsep smart city dirasa sangat perlu, untuk itu dibutuhkan tenaga –tenaga ahli yang memahami bahasa pemrograman. Hal ini berkaitan dengan rencana Pemkot Bandung untuk membuat konsep pelayanan masyarakat yang berbasis aplikasi, agar menjadi lebih mudah dan cepat bagi masyarakat.

Smart City digadang-gadang mampu menjadikan urusan yang biasanya membutuhkan waktu yang lama menjadi lebih cepat dan praktis.

“Kantor atau perusahaan swasta itu semua urusan pekerjaannya canggih. Kalau kita ke masalah birokrasi pemerintah, masak manual. Sekarang kita konversi pola lama ini jadi baru, istilahnya untuk kota namanya smart city. Itu disepakati oleh dunia” lanjut Emil, seperti dilansir oleh detik.com

Dalam kesempatan itu Emil mengaku bangga dengan perhelatan Hackathon Merdeka 2.0 yang berlangsung di 28 kota seluruh Indonesia pada 24-25 Oktober 2015 dengan total pesertanya berjumlah 1700 orang. (AGS)

Rekomendasi

Baca Juga