News YesBoss, aplikasi digital baru yang memanjakan anda.

YesBoss, aplikasi digital baru yang memanjakan anda.

sisiusaha (14/10)

"Karena waktu anda berharga", itulah tagline YesBoss, sebuah aplikasi baru yang membuat urusan anda semakin ringan. YesBoss adalah layanan asisten pribadi digital untuk semua kebutuhan. 3 Pemuda Indonesia lulusan Jerman, Irzan Raditya, Wahyu Wrehasnaya dan Reynir Fauzan serta seorang warga Jerman Christian Franke, sejak 2 Juni 2015 lalu meluncurkan sebuah perusahaan startup di Tangerang bernama YesBoss (yesbossnow.com) dengan memberikan jasa layanan asisten pribadi virtual berbasis SMS. YesBoss mengusung konsep conversational commerce atau percakapan digital dalam melayani pertanyaan maupun perdagangan.

Hanya dengan mengirim SMS ke YesBoss, Anda dapat mencari tahu kemacetan jalan raya atau membeli kebutuhan sehari-hari, reservasi, hiburan, perjalanan, kesehatan, makanan dan minuman, sampai mengirim barang. Yang menarik, layanan YesBoss tidak memasang biaya percakapan. Jika permintaan pengguna membutuhkan biaya transaksi keuangan, maka YesBoss meminta pengguna mengeluarkan uang misalnya untuk membayar makanan serta ongkos kirim. "Kami tidak mengenakan biaya tambahan apapun untuk segala permintaan Anda. Jika permintaan Anda tidak membutuhkan transaksi keuangan, maka Anda tidak perlu membayar sepeser pun," tulis YesBoss di situs web resminya.

Irzan menjelaskan bahwa saat ini semua pertanyaan yang diterima dijawab oleh Client Services Representativ(CSR). Mereka akan melakukan semua hal seperti mencari di Google, berselancar, bahkan menelpon untuk mencari jawaban yang diberikan pengguna. Hal ini tentunya akan sangat merepotkan dan akan membuat CSR kewalahan apabila menerima ratusan hingga ribuan pertanyaan sekaligus. Sadar akan hal itu, Irzan pun mengatakan bahwa tim YesBoss sedang mengembangkan sistem Artificial Intelegent, atau kecerdasan buatan melalui ilmu Natural Language Processing. Sistem yang dikembangkan saat ini rata-rata diklaim bisa memproses setiap pertanyaan selama 7 menit. Akan tetapi Irzan mengatakan ke depan sistem tersebut akan memproses hanya dalam hitungan detik. Sistem seperti ini boleh jadi cukup potensial, karena pengguna bisa mengetahui berbagai hal seperti kondisi cuaca, memesan makanan, hingga memesan tiket. Irzan sendiri menargetkan estimasi pasar bisa mencapai $18 miliar (sekitar Rp230 triliun).

Karakter masyarakat Indonesia sekarang adalah gemar chatting dan juga senang mendapatkan pelayanan yang cepat. Kedua faktor itulah yang membuat kami sangat optimis, papar Irzan Raditya dalam siaran pers yang diterima sisiusaha.com. (RiMa)

Rekomendasi

Baca Juga