News Yusril: Warga Cina Yang Tanam Cabai Berbakteri Merupakan Infiltrasi Dan Subversi

Yusril: Warga Cina Yang Tanam Cabai Berbakteri Merupakan Infiltrasi Dan Subversi

sisiusaha (10/12)

creative people.. Prof. Yusril Ihza Mahendra meminta kegiatan tanam cabai oleh warga negara Cina di Bogor segera diselidiki oleh pihak kepolisian. Pasalnya, tanaman cabai itu mengandung bakteri yang membahayakan tanaman sejenis.

Menurutnya ini bukan kegiatan petani biasa. “ Polisi patut menduga ini adalah kegiatan sengaja yang sudah terencana dengan rapi.” Tulis Yusril dalam akun twitternya, Jumat (9/12/2016). "Sudah saatnya polisi turun tangan menyelidiki masalah ini. Ini bukan lagi kewenangan imigrasi dan karantina tumbuhan," lanjutnya.

Yusril menilai kegiatan tanam cabai ini dapat digolongkan sebagai sebuah infiltrasi atau subversi untuk meruntuhkan ekonomi suatu negara. "Dalam bahasa politik, kegiatan ini dpt digolongkan sebagai sebuah infiltrasi atau subversi untuk meruntuhkan ekonomi suatu negara," tegasnya.

"Bayangkan kalau cabe, bawang dan aneka sayuran musnah karena bakteri yang belum ada penangkalnya, negara pasti impor bahan-bahan tersebut. Dari mana impornya? Tentu dari negara yang melakukan infiltrasi dan subversi untuk melemahkan ekonomi negara kita," jelas Yusril.

Menurutnya hal ini dapat membuat petani menjadi miskin dan tak berdaya dan makin banyak bahan-bahan kebutuhan yang harus diimpor. Karenanya, Yusril meminta polisi dan Badan Intelijen Negara menyelidiki masalah ini. Maksud apa dibalik WN Cina menanam cabe berbahaya itu.

"Hal-hal seperti ini jangan dianggap sepele oleh negara. Kegiatan infiltrasi dan subversi dari negara lain harus diwaspadai dan ditangkal. Keselamatan negara harus diutamakan, Jaga kekuatan dan ketahanan nasional kita dari segala bentuk infiltrasi," ungkap Yusril. (RED)

Rekomendasi

Baca Juga