News Hari Ini Pemerintah Umumkan Harga Premium Turun Dan Solar Naik

Hari Ini Pemerintah Umumkan Harga Premium Turun Dan Solar Naik

sisiusaha (30/9)

creative people.. Kebijakan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh Menteri ESDM adalah setiap tiga bulan sekali, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 tahun 2015. Formulasi harga BBM mengikuti harga mean of plats Singapore (MOPS), harga minyak dunia, dan nilai tukar Dolar AS dengan kurs beli Bank Indonesia (BI) selama tiga bulan sebelumnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan finalisasi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Premium pada Kamis malam (29/9). Pengumuman perubahan harga akan diumumkan pada hari Jumat ini (30/9).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Teguh Pamudji memastikan dua kegiatan itu setelah Pelaksana Tugas (PLT) Menteri ESDM, Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan instruksi resmi kepada Direktorat Jenderal Migas, Kementerian ESDM.

"Kemarin malam jam 21.00 WIB, Pak Menteri telah sampaikan instruksi resmi kepada Pelaksana Harian Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM. Pengumuman resminya hari ini," ujar Teguh.

Ia melanjutkan, instansinya sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian terkait perubahan ini. Dalam argumentasinya, Kementerian ESDM menilai harga BBM perlu disesuaikan dengan kondisi harga minyak dunia saat ini.

"Bahwa perubahan harga minyak itu harus menetapkan perubahan mengenai harga eceran BBM," lanjutnya. Di samping itu, ia juga mengonfirmasi besaran penyesuaian harga BBM, di mana Premium turun sebesar Rp300 per liter dan Solar naik Rp600 per liter.

Sementara itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja menerangkan bahwa keputusan final bisa diketahui pada tanggal 1 Oktober 2016 esok, dengan memperhatikan beberapa kondisi eksternal.

"Data dan analisis sesuai formula per tiga bulan menunjukkan premium turun Rp300 per liter dan Solar naik Rp600 per liter. Keputusan sedang dibahas dengan mempertimbangkan stabilitas ekonomi, sosial, dan lain-lain," ujat Wiratmaja seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Penetapan harga BBM ini dilakukan Menteri ESDM dengan menimbang kemampuan keuangan negara atau situasi perekonomian, kemampuan daya beli, serta kondisi ekonomi riil yang dialami oleh masyarakat.

Sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 5976 K/12/MEM/2016, saat ini harga Minyak Tanah (Kerosene) ditetapkan sebesar Rp2.500 per liter sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), minyak Solar dengan harga Rp5.150 per liter sudah termasuk PPN dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor(PBBKB), dan harga Premium ditetapkan sebesar Rp6.450 per liter di titik serah, yang sudah disertakan PPN dan PBBKB. sumber:CNNIndonesia, (RED)

Rekomendasi

Baca Juga