News Indonesian Coffee Week..

Indonesian Coffee Week..

sisiusaha (10/10)

Paviliun Indonesia membagi-bagikan kopi luwak gratis, kopi termahal di dunia itu menjadi simbol penting bahwa Indonesia merupakan penghasil kopi terbaik di dunia. Sambil menyeruput kopi luwak, para pengunjung Paviliun Indonesia di arena World Expo Milano (WEM) dalam rangka merayakan Hari Kopi Internasional (International Coffee Day) yang diadakan pada  Kamis  lalu  (1/10) diminta memberi sumbangan sukarela untuk diberikan kepada para petani kopi tradisional di daerah Getasan, Jawa Tengah, Indonesia. 

"Indonesia adalah salah satu penghasil kopi terbaik dunia. Itulah yang tengah gencar kami citrakan dalam setiap ajang internasional,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Nus Nuzulia Ishak, seperti dilansir dari siaran persnya, Jumat, (2/10). Paviliun Indonesia memberikan edukasi mengenai kopi Indonesia lewat workshop dan business networking. Kemeriahan juga terjadi dalam kegiatan cupping, minum kopi gratis, dan pemutaran film tentang kopi Indonesia.

“Kami berharap masyarakat dunia makin tertarik pada kopi unggulan Indonesia sehingga terjadi peningkatan permintaan terhadap kopi Indonesia,” ujar Nus. Negara-negara produsen dan eksportir kopi berpakaian tradisional dan membawa bendera serta 1 kilogram biji kopi dalam karung tradisional khas masing-masing negara. Kopi yang dibawa produsen kopi tersebut kemudian dicampur menjadi Coffee of the World: The Expo Coffee Blend,” tutur Nus. 

Seluruh dunia memperkenalkan keanekaragaman budaya produksi dan pengolahan kopi dari masing-masing negara. Begitu pula dengan Indonesia. Perayaan megah itu ditutup dengan deklarasi sekaligus peluncuran Hari Kopi Internasional secara resmi oleh CEO illycaffè S.p.A Andrea Illy, Presiden Komite Kopi Italia Mario Cerutti, serta Direktur Eksekutif ICO Roberio Silva. Mereka telah mempersembahkan satu hari itu hanya untuk kopi. Produk yang paling dicintai dan paling populer di seluruh dunia. Setidaknya dua miliar cangkir kopi dalam sehari diminum oleh seluruh umat manusia di dunia.

Di Indonesia, perayaan tersebut digelar oleh Kemenperin, Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan yang bekerja sama dengan beberapa asosiasi kopi. Berbagai asosiasi tersebut adalah Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) dan Asosiasi Kopi Luwak Indonesia (AKLI). Rangkaian acara diawali dengan pencanangan Hari Kopi Internasional di Indonesia oleh Menperin dan dilanjutkan kegiatan diskusi interaktif tentang pengembangan sektor perkopian ke depan untuk menyerap aspirasi para pemangku kepentingan perkopian. Perayaan tersebut juga dilakukan di beberapa daerah, yang diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan kesadaran masyarakat perkopian di Indonesia untuk mencintai kopi nusantara. (MAB)

Rekomendasi

Baca Juga


jadwal-sholat