Trivia Cara Unik Dan Murah Berlibur Menjelajah Pulau Komodo Dengan Tinggal Di Kapal (Live On Board)

Cara Unik Dan Murah Berlibur Menjelajah Pulau Komodo Dengan Tinggal Di Kapal (Live On Board)

sisiusaha (05/9)

creative people.. Berlibur selalu menjadikan suatu hal yang menarik, apalagi dengan orang yang disayangi. Membuat pengalaman liburan menjadi kenangan indah juga perlu diciptakan. Salah satunya dengan mencoba hal unik yang tidak biasa, yaitu menjelajah perairan di pulau Komodo, Labuan Bajo dengan tinggal di atas kapal (live on board).

Berlibur ke Taman Nasional Komodo yang menjadi habitat asli kadal terbesar di dunia ini menawarkan pesona yang tidak bisa ditolak oleh siapapun. Namun, mahalnya tiket pesawat menuju Labuan Bajo, bandara terdekat dari Taman Nasional Komodo, membuat banyak orang enggan untuk pergi ke sana.

Namun ada cara alternatif yang unik untuk menikmati indahnya Taman Nasional Komodo dengan mencoba Sailing Trip Living on Boat, atau hidup di atas kapal. Ya, literally akan tinggal di atas kapal selama 3-4 hari sambil menjelajahi beberapa pulau yang dilewati oleh kapal tersebut. 

Perjalanan ini dimulai dari Pulau Lombok. Dari Bandara Lombok bisa naik Damri jurusan Pantai Senggigi. Dari Senggigi, akan diantar menuju Labuan Lombok di sini kapal yang akan menjadi tempat tinggal selama perjalanan menjelajah pulau komodo berlabuh. 

Ada beberapa jenis kapal yang bisa disewa selama perjalanan. Namun, kapal yang cukup populer adalah kapal phinisi. Selain banyak kamar yang bisa digunakan di dalamnya, fasilitas kapal ini juga cukup lengkap, dijamin tidak akan bosan sepanjang perjalanan. Dan serunya lagi, bakal mendapat kawan-kawan baru dalam liburan ini.

Tentunya selama 4 hari perjalanan tidak terus menerus tinggal di atas kapal. Setiap harinya, akan menemui banyak pulau kecil yang singgahi. Seperti Pulau Moyo, Satonda, dan berbagai pulau kecil lainnya yang sangat eksotis. Di beberapa pulau kecil tersebut tentunya juga bisa snorkeling menikmati indahnya pemandangan bawah laut.

Air laut yang jernih dan dipadu dengan birunya langit dan hamparan pasir putih mungkin sudah jadi pemandangan yang biasa saat mengunjungi pantai, tapi pantai yang satu ini beda. Bagaimana dengan keindahan pantai yang menyuguhkan hamparan pasir pantai berwarna merah muda? Inilah Pink Beach, pantai berpasir merah muda yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo. Di dunia ini, pantai berpasir pink hanya ada 7, dan salah satunya di negeri kita tercinta ini.

Masyarakat lokal menyebut pantai ini dengan sebutan Pantai Merah, namun para wisatawan asing menyebut pantai ini Pink Beach. Menurut masyarakat lokal, pasir yang berwarna pink ini berasal dari pecahan karang (koral) berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di sekitar pantai.

Yang menjadi bintang utama di perjalanan, setelah trecking sekitar 2 jam di Pulau Komodo, akan bisa menyapa kadal terbesar di dunia ini dari dekat. Memang Komodo terkenal predator yang buas, namun tidak usah khawatir. Mereka tidak akan menyerang asalkan tidak merasa terganggu. Namun sedikit informasi bagi wanita yang sedang datang bulan, sebaiknya berhati-hati jika datang ke pulau ini. Komodo sangat sensitif dengan bau darah. Baiknya, lapor dulu dengan ranger, atau penjaga taman nasional.

Dari semua itu dalam menjelajah perairan dengan tinggal di kapal (live on board) akan mendapat sensasi yang luar biasa indah, saat sunrise, sunset maupun ketika malam melihat bintang bertaburan di langit dengan begitu jelas dan waktu serasa jalan dengan begitu lambat. (RED)

Rekomendasi

Baca Juga