News Ini Keahlian Yang Sangat Dicari Di Era Digital Kedepan

Ini Keahlian Yang Sangat Dicari Di Era Digital Kedepan

sisiusaha (19/8)

creative people.. Di era digital permintaan dunia kerja untuk keahlian mengelola big data tumbuh begitu cepat, hal ini dinilai akan mempercepat masyarakat Indonesia mengembangkan industri e-commerce dan bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Bagi perusahaan di Indonesia dan organisasi global untuk menjadi lebih kompetitif dibutuhkan bekerja dengan big data dan mengembangkan wawasan yang ada untuk mengubahnya menjadi suatu nilai merupakan hal yang sangat penting. Hal ini diungkapkan oleh akademisi dari University of Technology Sydney (UTS) Dr Wayne Brookes kepada pers di Jakarta, Kamis (18/8).

Brookes mengatakan, di Indonesia, big data masih merupakan industri yang sangat baru, tetapi aplikasi mobile dan layanan pemerintah saat ini sudah mulai mengembangkan strategi big data. "Hal ini berarti masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan dalam bidang ini akan berada pada barisan terdepan dalam tren global," lanjutnya.

Big data merupakan perkembangan baru di industri teknologi informasi yang memungkinkan proses pengolahan, penyimpanan dan analisis data dalam beragam bentuk format, berjumlah besar. International Data Corporate memprediksi bahwa pendapatan global dari big data dan analisis bisnis akan bertumbuh hingga lebih dari 187 miliar dolar AS dalam tiga tahun mendatang.

Skala data ini sangat besar dengan penemuan riset bahwa data sebesar 2,5 quintillion bytes akan ditambahkan pada global pool di setiap data harian. Data ini dikumpulkan dari sumber yang beragam, seperti sensor pemantauan iklim, situs media sosial, gambar digital dan video, pembelian dan transaksi online dan ponsel.

Big Data adalah sebuah teknologi baru di dunia teknologi informasi dimana memungkinan proses pengolahan, penyimpanan dan analisis data dalam beragam bentuk/format, berjumlah besar dan pertambahan data yang sangat cepat. Pengolahan dan analisis data dalam jumlah sangat besar ini memerlukan waktu yang relatif jauh lebih singkat dengan menggunakan Big Data dibanding teknologi data sebelumnya, misalnya. database relational seperti MySQL.

Manfaat yang bisa diberikan dari Big Data antara lain bisa memberikan gambaran yang lebih lengkap dari sebelumnya karena biasanya data yang dianalisis adalah data terstruktur misalnya data relasional database. Ciri-ciri data yang ditangani oleh Big Data adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah nya sangat besar (Volume). Biasanya ukuran total data dalam terabytes keatas.
  2. Pertumbuhan data sangat cepat (Velocity) sehingga data bertambah dalam jumlah yang sangat banyak dalam kurun waktu relatif singkat.
  3. Bentuk atau format datanya beraneka ragam (Variety). Format disini bisa berupa data dalam tabel-tabel relasional database seperti MySQL, file text biasa, File Excel atau bentuk apapun.

Contoh skenario dimana Big Data digunakan misalnya adalah pemanfaatan data dari social media, twitter, facebook dsbnya dipadukan dengan data dari perusahaan sendiri misalnya data dari penjualan atau data pelanggan yang sudah ada di relasional database. Dengan demikian bisa didapatkan analisis untuk melakukan strategi marketing yang jitu. Misalnya dengan menganalisis orang-orang di social media yang berpengaruh untuk memasarkan produk.

Contoh real dimana Big Data benar-benar dinikmati manfaatnya adalah sebuah startup bernama Klarna. Klarna adalah startup dari Swedia yang memberikan pelayanan semacam micro financing untuk e-commerce. Yang ditawarkan Klarna adalah pembeli online bisa langsung beli barang online tanpa membayar langsung. barang akan dikirimkan ke alamat pembeli. Selanjutnya  pembeli diberi waktu untuk membayar barang jika dia sukai dengan barang yang dikirim atau mengembalikan barang tersebut jika tidak disukai.

Nah bagaimana jika pembeli tersebut tidak bertanggung jawab dan tidak membayar barang yang sudah dia terima? Disinilah Klarna memberikan solusi berbasis Big Data. Klarna melakukan analisis terhadap data dari pembeli tersebut sehingga meminimalkan resiko dimana pembeli tidak membayar barang yang sudah dia terima. Hasilnya Klarna tumbuh menjadi perusahaan micro financing besar untuk pasar e-commerce di Eropa. (RED)

 

Rekomendasi

Baca Juga


jadwal-sholat