Opini Perbedaan Orang Kaya Beneran Dengan Orang Sok Kaya

Perbedaan Orang Kaya Beneran Dengan Orang Sok Kaya

sisiusaha (14/7)

creative people.. Siapa yang tak ingin kaya? pasti jawabannya semua ingin kaya. Namun hati hati dengan penilaian terhadap Orang kaya cenderung selalu diidentikan dengan sikap "sok" arogan dan sombong. Eh, tunggu dulu, justru yang sekarang lagi musim tuh orang nggak kaya tapi "songong" dan belagak layaknya orang berduit. Berikut perbedaan antara kaya beneran dengan yang sok kaya agar tidak salah menilai.

Orang kaya benaran dan pencitraan paling gampang dilihat dari apa yang ia posting di media sosial. Kalau kita tahu dia memang punya barang branded tapi jarang publikasi di Path atau Instagramnya, itu pertanda dia memang orang kaya. Tapi kalau ia bertingkah sebaliknya itu yang perlu dipertanyakan. Orang yang secara finansial mapan tidak butuh pengakuan dari orang lain atas kekayaannya dengan over expose di media sosial.

Orang kaya beneran gak akan membicarakan barang-barang mahal dengan orang yang bukan dari kalangannya. Sementara orang pura-pura kaya justru sebaliknya.

Hal yang paling dikejar oleh orang sok kaya adalah pengakuan dari orang. Karenanya buat dia tempat makan atau nongkrong itu ya harus mengangkat derajatnya. Kalau enggak lebih baik pindah saja. Orang model begini ogah banget kelihatan beredar di tempat-tempat yang "gak gaul" dan "kurang hitz". Padahal ketika pesan makan sih menunya yang paling murah atau mungkin malah gak pesan sekalian. Kan yang penting check in sama foto.

Orang yang gak kaya selalu berusaha terlihat kaya. Baik lewat tindakan dan omongan. pokoknya manusia model seperti ini ingin sekali memperlihatkan pada orang lain kalau dia punya uang. Maka dari itu gak heran kalau sebisa mungkin ia akan berusaha show off pada orang di sekitarnya tentang apa yang dia miliki. Misalnya saja nih lagi makan di cafe, semua gadget-nya di keluarin. Padahal sih sebetulnya dia bawa tas untuk tempat menyimpan gadget-nya ini. Tapi karena tujuannya memang mau pamer ya sengaja dikeluarin.

Untuk orang yang kaya beneran, melihat orang lain lebih tajir dia bukanlah masalah besar. Mereka gak akan gampang panik ketika tahu temannya baru beli gadget atau mobil terbaru. Karena buat dia kalau memang mau beli ya tinggal beli saja. Tapi kalau orang yang pura-pura tajir, mengetahui orang lain punya barang baru bisa bikin kebakaran jenggot. Perasaan tersaingi dan gak mau kalah.

creative people.. Penilaian yang sesungguhnya bukanlah pada harta kekayaan, tapi dari kekayaan jiwanya, bagaimana harta kekayaan itu didapat dan bagaimana pula cara membelanjakannya. Berkelas itu bukan dari brand apa yang dipake, tapi bagaimana cara memakainya. (MAB)

 

Rekomendasi

Baca Juga