News Puji Utomo, Marbot Masjid Lulus Cum Laude Teknik UGM

Puji Utomo, Marbot Masjid Lulus Cum Laude Teknik UGM

sisiusaha (13/7)

creative people.. Jangan pernah memandang sesuatu dengan sebelah mata, itulah pepatah bijak yang layak diteladani. Seperti sebuah kisah Puji Utomo, seorang anak penjual ikan di pasar daerah Pati Jawa tengah ini. Puji Utomo mampu membuktikan sebuah prestasi cemerlang dengan lulus Cum Laude dengan IPK 3,86 dari fakultas teknik Universitas Gajah Mada (UGM).

Bisa menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia tentunya menjadi impian setiap siswa lulusan SMA, tidak terkecuali Puji Utomo (22). Walaupun berasal dari keluarga tidak mampu, impian dan semangatnya untuk meraih cita-cita demi menggapai masa depan tak pernah padam. Ketekunannya belajar akhirnya terbukti dengan diterimanya dirinya di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan beasiswa hingga lulus.

Pemuda asli Pati ini bercerita, ayah dan ibunya adalah seorang penjual ikan di Pasar Juwana Pati. Setiap hari kedua orang tuanya berangkat tengah malam dan pulang keesokan harinya. Anak dari Pasangan Waso dan Rudiah ini mengaku dari enam saudaranya, hanya dirinya sendiri yang menikmati bangku kuliah. Keterbatasan ekonomi menyebabkan kakak-kakaknya memilih langsung bekerja dan menikah setelah tamat sekolah.

Ketika diterima di UGM pun sempat ada rasa Khawatir dari orangtuanya, walaupun kuliah gratis tapi bagaimana Puji dapat hidup di Jogja nantinya. Kekhawatiran tersebut ditepis oleh Puji, sebelum berangkat dia berjanji kepada orangtuanya untuk tidak akan meminta uang saku.

Puji selalu berusaha berkuliah tanpa menyusahkan kedua orang tuanya. Ia rela tinggal dan menjadi pengurus sebuah masjid di kawasan Pogung Utara, Sleman, Yogyakarta. Ia pun menutup kebutuhannya selama perkuliahan dengan menjadi pengajar di lembaga bimbingan belajar, termasuk menjadi pengajar bagi anak-anak penyandang difabel.

"Tinggal di masjid artinya saya juga harus mengabdi kepada masjid. Saya mengajar anak-anak TPA, membersihkan masjid, dan membantu kegiatan masjid lainnya," kata pemuda yang tiap berangkat kuliah menggunakan sepeda ontel ini.

Kini setelah lulus, Puji berencana untuk kembali ke desanya di Bakaran Wetan, Juwana, Pati, Jawa Tengah. "Saya ingin ikut gerakan sarjana pulang bangun ke desa," pungkasnya. (RED)

Rekomendasi

Baca Juga