Opini 4 Hal Ini Yang Bisa Bikin Orang Jadi Posesif

4 Hal Ini Yang Bisa Bikin Orang Jadi Posesif

sisiusaha (03/7)

creative people.. Pernah mengalami memiliki pasangan yang posesif? Apa yang dirasakan ketika pasangan menjadi posesif, bangga, over percaya diri, atau malah sebel? 

Tapi pernahkah mencari tau mengapa pasangan menjadi posesif? Menurut sebuah penelitian dari beberapa ahli psikologi, sifat posesif itu bisa timbul ketika manusia mengalami persoalan sebagai berikut:

Tidak Percaya Diri

Seseorang itu bisa jadi posesif sebenernya karena dia minderan gitu. Dia nggak pede sama kemampuan dirinya sendiri. Atau dia nggak pede sama kondisi fisik yang dia punyai saat ini. Udah gitu dia juga ngelihat pasangannya sebagai seorang manusia sempurna. Ya semacam barang langka yang harus dilindungi karena banyak orang lain yang ngincer juga.

Introvert

Hal kedua yang bisa bikin seseorang jadi posesif adalah sifatnya yang cenderung introvert. Introvert itu bukan istilah untuk kegiatan yang dilakukan setelah kissing, necking dan petting. Bukan, bukan itu. Itu mah intercourse, jauh banget. Kembali ke topik, seseorang yang memiliki kepribadian introvert atau tertutup ini adalah cikal bakal terjadinya makhluk posesif. Kalau kamu tau lagunya Afgan yang Dia...Dia...Dia, bagi orang posesif mah nggak ada pemikiran kayak gitu. Yang ada cuma Saya...Saya...Saya. Kerasa nggak enak kan ngebaca judul lagunya Afgan kalau diganti cara pandangannya. Baru dibaca aja udah kerasa nggak enak, apalagi kalau dijalani.

Perasaan Insecure

Penyebab berikutnya seseorang itu bisa jadi posesif adalah karena dia ngerasa insecure banget. Dia takut kehilangan pasangannya. Takut ditinggalin, takut diselingkuhin, takut dibohongin, takut diputusin. Ya gitu-gitu deh. Tapi seringnya ketakutan seorang posesif itu nggak ada dasarnya. Ya cuma takut aja, nggak ada alasan pastinya. Kalau pun toh dia mau jujur sama dirinya sendiri, alasan paling mentok paling ya kembali ke poin nomer satu.

Masih Dibawah Umur

Pasangan yang posesif itu kalau kamu amatin kebanyakan ya kayak anak di bawah umur gitu. Di bawah umur yang dimaksud di sini adalah sikapnya dia yang belum dewasa. Jadi dalam menghadapi sesuatu ya kayak anak kecil gitu. Ngerengek-rengek, ngambek, ngancem-ngancem. Tau sendiri kan gimana anak kecil itu. Dan yang harus kamu ketahui bahwa tingkat kedewasaan seseorang itu nggak selalu tampak dari umurnya lho. Karena bertambah tua itu pasti, tapi dewasa itu belum tentu. (RED)

Rekomendasi

Baca Juga