News Inggris Raya Fokus pada Ekonomi Kreatif

Inggris Raya Fokus pada Ekonomi Kreatif

Sisiusaha (27/9)            

Inggris Raya, yang membawahi Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara berkomitmen untuk membantu pelaku ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif di Inggris Raya menyumbang lebih dari 70 milyar poundsterling pada tahun 2014. Oleh karena itu, saat ini Inggris Raya fokus untuk memaksimalkan potensi tersebut.            

Hal ini dipublikasikan melalui thecreativeindustries.co.uk. Inggris raya telah mengeluarkan rencana aksi untuk memajukan industri kreatif. Inggris Raya tidak ingin menyia-nyiakan citranya sebagai salah satu pencetus ekonomi kreatif.            

United Kingdom Trade & Investment (UKTI) sebagai wadah pemerintah yang menaungi industri kreatif menyadari banyaknya saingan mereka, mulai dari Amerika Utara, Eropa, hingga Asia. Menurut UKTI, salah satu kendala dalam menjalankan ekonomi kreatif adalah kurang maksimalnya pemerintah dalam proses pendistribusian produk ekonomi kreatif.

Namun, jika rencana aksi ini berjalan baik, UKTI menargetkan aktivitas ekspor produk ekonomi kreatif meningkat dua kali lipat pada 2020. Tidak tanggung-tanggung, UKTI ingin membuat sektor ekonomi kreatif berkontribusi sejumlah satu bilyun poundsterling pada tahun tersebut.            

Tiga hal yang ingin UKTI tuju adalah membuat kerjasama dengan pihak asing yang potensial untuk menciptakan model bisnis baru, memaksimalkan ketersediaan yang ada pada bisnis kreatif global, dan fokus menargetkan investasi di dalam negeri.            

Beberapa bidang yang termasuk ranah ekonomi kreatif, menurut rencana aksi UKTI adalah periklanan & pemasaran, arsitektur, kerajinan, desain (produk, grafis, dan fesyen), media massa (film, televisi, radio, dan fotografi), teknologi informasi, budaya & pendidikan (museum, galeri, dan perpustakaan), percetakan, musik, visual, dan seni pertunjukan. (WeBe)          

Rekomendasi

Baca Juga