News Kreatif, sendok ramah lingkungan ini bisa disantap usai makanan ludes

Kreatif, sendok ramah lingkungan ini bisa disantap usai makanan ludes

sisiusaha (30/3)

Creative People.. sebuah konsep yang ditawarkan oleh Edible Cutlery menyantap makanan dengan cara unik, sehat, sekaligus ramah lingkungan. Edible Cutlery adalah alternatif untuk peralatan makan sekali pakai yang umumnya terbuat dari bahan plastik. Bahan plastik sulit diuraikan oleh tanah, sehingga dapat mencemarkan lingkungan. 

Sementara Edible Cutlery bisa disantap langsung setelah makanan habis. Jika tak ingin dimakan, sendok berbahan dasar tepung dan biji-bijian ini bisa dibuang begitu saja ke tanah. Sendok akan membusuk dengan sendirinya. Tak hanya ramah lingkungan, sendok renyah ini juga dilengkapi dengan aneka nutrisi, seperti karoten, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan asam folat.

Peralatan makan Edible Cutlery terdiri dari 3 macam varian, yaitu tawar, manis, dan asin. Uniknya, rasa sendok bisa disesuaikan dengan pesanan. Pedas, bawang, jahe, atau asam manis, semuanya tergantung selera konsumen. Bentuk dan warnanya pun bisa disesuaikan dengan permintaan. Jangan dibiarkan di udara terbuka terlalu lama, sebab sendok garpu ini bisa kehilangan kerenyahannya.

Menurut situs resmi Edible Cutlery, sendok mutakhir ini merupakan buah pikiran dari Narayan Peesapaty, seorang peneliti yang cukup dihormati di India. Pria asal Hyderabad ini merupakan pendiri Bakeys Foods Private Limited. Peesapaty bermaksud menawarkan Edible Cutlery sebagai solusi sederhana untuk permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh plastik. Dia juga ingin mengurangi penyalahgunaan bahan makanan.

"Berton-ton beras di India membusuk setiap harinya. Saya harus melakukan sesuatu. Awalnya kami akan membuat sumpit dari beras dan sorgum, selanjutnya kami akan memproduksi sendok dan garpu," tutur Peesapaty kepada Deccan Chronicle.

Creative People.. Bagaimana, berminat atau memiliki ide kreatif sendiri? (MAB)

Rekomendasi

Baca Juga