News Plastik Berbayar Dan Peluang Uaha Baru

Plastik Berbayar Dan Peluang Uaha Baru

sisiusaha (22/2)

Kebijakan plastik berbayar mulai diterapkan oleh Pemerintah dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRI), mereka sepakat untuk memberlakukan penggunaan kantong plastik berbayar seharga Rp200 per lembar untuk mengurangi limbah plastik mulai 21 Februari 2016 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional. 

"Nilai yang disepakati yakni minimal Rp200 per kantong plastik, itu sudah termasuk PPN. Masih di bawah rata-rata biaya poduksi kantong plastik. Jadi, masih ada biaya yang ditanggung oleh kami. Nanti akan dievaluasi kembali setelah uji coba berjalan minimal tiga bulan," kata Roy N. Mandey Ketua Umum Aprindo.

Roy menjelaskan, kesepakatan tersebut diperoleh usai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar pertemuan dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan Asosisasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Selasa (16/2).

Namun dalam kebiajakan baru ini justru memunculkan sebuah peluang usaha baru, dari pengamatan team sisiusaha, terlihat ada pekerja kreatif yang justru memanfaatkan kebijakan baru ini dengan membuat kantong belanja yang ramah lingkungan. Bukan hanya bahan baku yang lebih akrab dan ramah lingkungan namun juga dengan design yang menarik dengan harga yang relatif murah.

Bagaimanapun manusia memerlukan kantong untuk berbagai keperluan, dan ketika ada kebijakan serta kesadaran akan pentingnya sebuah lingkungan hidup yang lebih baik, terobosan serta terbukanya peluang usaha kreatif ini dirasa akan mampu menjawab kebutuhan tersebut sekaligus juga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi para pengrajin dan pelaku industri kreatif. (MAB)

Rekomendasi

Baca Juga