News Serabi Ratusan Juta

Serabi Ratusan Juta

Sisiusaha (11/6)

Serabi, jenis makanan yang tergolong tradisional ini ternyata bisa menghasilkan omset hingga ratusan juta. Ketika kultur lokal mampu disepadankan dengan kreativitas, maka berjalanlah konsep ekonomi kreatif bagi para pelakunya.

Serabi atau yang biasa disebut surabi oleh masyarakat Bandung, adalah makanan khas pulau Jawa yang umumnya terbuat dari tepung beras atau terigu dan ditaburi dengan oncom atau gula merah. Bentuknya seperti pancake, namun ukurannya lebih kecil dan tebal.

Bandung, sebagai salah satu kota produsen serabi, mempunyai banyak daerah sentra serabi. Salah satunya adalah daerah Setiabudi. Di daerah ini terdapat kedai serabi milik Ferry. Ia menuturkan, kedainya memiliki menu serabi yang variatif.

“Kami memiliki menu seperti keju, susu, cokelat, dan daging, sebagai pilihan toping (hiasan atas –red) serabi”, jelas Ferry. Sehubungan dengan pendapatan, Ferry berani mengatakan, kedainya ini mampu mengumpulkan tiga ratus juta dalam satu bulan.

Sentuhan kecil seperti live music memberikan warna tersendiri bagi pengunjung. Mega dan Dita, dua pengunjung setia kedai serabi ini menjelaskan, mereka merasa nyaman dengan hiburan berupa live music dan desain kedai yang berbentuk tradisional.

Di tengah pertarungan pasar sektor kuliner, banyak pelaku usaha yang menyerah dan meninggalkan arena. Menyambut pasar bebas ASEAN, para pelaku usaha sektor ekonomi kreati harus bergerak maju agar tak kalah saing dengan produk luar negeri. Seperti kata Plato, ide ada dimana-mana, disekitar kita, tinggal bagaimana cara kita menangkapnya. (AGS/WeBe)

Rekomendasi

Baca Juga


jadwal-sholat